Iklan

Modifikasi Yamaha NMAX, Tampil Kekar ala Supermoto Dengan Ban Heidenau, Knalpot R9 dan Shockbreaker KTC

Heidenau NMAX 6

Selamat siang pembaca sekalian, skutik gambot keluaran yamaha ini memang semakin diminati banyak kalangan. Tak hanya kalangan menengah kebawah yang sebelumnya lebih menaruh minat pada motor sport kini mulai melirik skutik gambot tersebut. Yamaha NMAX 150 ABS yang dibanderol 27 jutaan ini menjadi cukup laris untuk diminati para konsumennya… belum lagi opsi non ABS yang membuat harganya menjadi terpangkas signifikan, menjadi pilihan bagi konsumen untuk menjatuhkan pilihan pada skutik yang mengutamakan kenyamanan nya dalam berkendara tersebut.

Dari banyaknya minat konsumen, tentu saja aliran modifikasi menjadi semakin banyak. Banyak penggunanya berlomba membuat NMAX nya tampil beda dengan mengusung berbabagai macam konsep modifikasi. Nah, kali ini tema yang diusung oleh modifikasi Yamaha NMAX adalah supermoto ala skutik gambot. Motornya sendiri memang tak dibuat jangkung oleh pemiliknya untuk mempertahankan sisi ergonomi yang tetap nyaman ala skutik premium.. namnun beberapa penampilan diubah untuk memperkuat kesan sport namun ala motor yang mengakomodir jalanan off-road.

Salah satunya bisa dilihat dari pemilihan ban. Untuk memperkuat kesan gambot, pemiliknya belum buat dengan ban standar NMAX yang sudah gambot dari asalnya. Brand Heidenau dipilih karena memiliki grip yang lebih menggigit dengan tekstur dasar kotak-kotak layaknya ban tahu meskipun tetap mengkomodir jalanan aspal, pemilihan ban Heidenau terbukti tepat. Sesuai karakter dari ban ini sendiri, penampilannya menjadikan ban ini terlihat lebih besar dan lebar ketimbang ban standar pabrik. So…. dipastikan membuat NMAX menjadi semakin kekar.

Heidenau NMAX 3

Tak hanya puas dengan penggantian ban Heidenau yang disebut-sebut merupakan ban bermerk seperti Michelin dan Bridgestone. Black NMAX ini juga dibekali dengan knalpot R9 Generation. Gas buang dipastikan bebas hambatan namun harus sedikit hati2 nih dengan larangan knalpot free flow yang biasa dijadikan target tilang kendaraan. Bentuk knalpot R9 yang modern semakin menambah gagahnya NMAX yang dikelir dengan laburaan warna hitam diseluruh body tersebut.

Ubahan lain yang menurut si empunya tak kalah penting adalah, shock belakang. Banyaknya testimoni yang menyebutkan shock belakang keras (review fncounter.com juga menyebutkan yang sama) menjadi bidikan pemilik untuk diganti. Tak tanggung-tanggung, shock besutan KTC (Kitaco) dipercaya menggantikan shock bawaan, meskipun setahu fn KTC juga berkarakter keras namun tetap enak dijalanan bumpy. Nah, semakin cakep kan si matic gambot ini… semoga bisa menjadi inspirasi pembaca yang kebetulan juga memiliki matic gambot tersebut. (~fn)

All Picture :

==============

Contact Person :
Invite BBM : 794C91C4
FB : http://www.facebook.com/fncounter
Twitter : @fncounter_blog
Email : fncounter.blog@gmail.com

_________________

Related Post :

Iklan

About fncounterblog

Blogger, Publisher

Posted on September 1, 2015, in Otomotif and tagged , , , . Bookmark the permalink. 22 Komentar.

  1. itu ga mentok ya pasang gtu??jadi keren euy….

  2. Hehehe… Mksdnya, ban heidenau asal mana?

  3. Mantap tambah macho alias maskulin… Berapa duit tu ya untuk modifnya..?

  4. Yang paling penting shock belakang udah diganti jadi bokong gak baal….

  5. sangar sih tp kembang ban nya kok jelek ya bagus yang OEM

  6. dimana beli ban kaya heidanau gitu // tolong fast response ?

  7. Mohon informasi shock KTC yang dipakai yang seri atau tipe apa ya? makasih…

  8. misi gan, itu velg nya tetep bawaan nmax / aftermarket? 🙂

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: